Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peristiwa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Juli 2013

Menjadi Penakut

Hari ini adalah hari kedua Ramadhanku di tempat KKP, tapi aku belum bisa berpuasa. Tidak berpuasa ketika orang lain berpuasa itu rasanya ga enak banget. Kayak kurang dapet aja feel-nya kalo lagi Ramadhan. Mau makan ga enak sama yang lagi puasa, jadi ga nafsu gitu dah buat makan. Hal yang paling tidak mengenakkan adalah ketika teman-teman yang lain pergi shalat taraweh ke masjid. Aku sendiriaaan. Aku takuuut... why?

Jadi gini... sifat penakutku ini muncul di tempat ini karena teman-teman KKPku. Pada suatu malam, tepatnya hari ke-2 aku tinggal di rumah kos di tempat KKP. Saat itu kami sedang berdiskusi tentang program kami di depan TV. Agar tidak terganggu dengan suara TV, aku memutuskan untuk me-mute suara TV-nya. Diskusipun berjalan lancar hingga diskusi sampai pada program terakhir yang akan kami laksanakan. Salah satu temanku, Dewi tiba-tiba memperbesar volume TV. Karena aku merasa terganggu, aku kembali me-mute TV. Namun, dengan ekspresi aneh si Dewi langsung berkata:

“jangan di-mute dil... perasaan gue ga enak...”

“lah...gue udah dari tadi merasa kayak gitu sama si Ari” kata Taufiq

“ia nih...seharusnya kita ngaji bareng dulu pas nempatin rumah ini” Dewi menambahkan

“aaaaa..... apaan sih kalian ini....ihhh....” aku langsung parno sendirian

Selasa, 11 Desember 2012

Ngasih Hadiah = Dapet Hadiah


Kemarin aku membeli beberapa barang. salah satunya adalah 2 buku dengan judul yang berbeda. satu buku adalah “Chairul Tanjung si Anak Singkong” buku ini aku beli karena penasaran banget pengen tau isinya soalnya di TV sering ditayangin gitu –ya ia..lah, wong Chairul Tanjung yang puya Trans Corps- selain itu, kayaknya buku ini memang bagus untuk dibaca agar memberikan motivasi kepada anak muda khususnya aku, agar terus berusaha pantang menyerah meraih keberhasilan dari manapun asal kita. Benar saja, isi bukunya bagus banget… tapi, aku agak menyesal karena buku yang aku beli itu bukan buku aslinya, melainkan buku bajakan. Jadi, harganya murah gitu soalnya kertasnya juga kertas buram. Maafkan ya bapak….
            Nah, buku yang kedua berbeda dengan buku yang pertama. Buku tersebut aku beli di sebuah took buku resmi, jadi InsyaAllah ini bukan buku bajakan. Aku sengaja membeli buku ini untuk temanku (Shodiqoti) karena dia berulang tahun beberapa hari yang lalu. Sebenarnya agak telat sih kalo dibilang sebagai hadiah ulang tahun karena ulang tahunnya sudah berlalu cukup lama. tapi, taka pa lah… semoga dia suka -amin-. Jujur aja, aku tidak tau buku yang aku beli ini bagus atau tidak, karena aku memang tergolong orang yang jarang beli dan baca buku -oops- sehingga aku cukup lama mencari-cari buku yang cocok untuk temanku ini.
Setelah agak lama mencari, tiba-tiba ada buku yang menarik perhatianku yang judulnya “Keakhwatan”. wah,,,kayaknya bagus nih…aku semakin yakin kalo buku itu bagus karena buku ini berseri, yang aku lihat sampai seri ke-4, ditambah lagi, semuanya ada cap best seller. hm,,,sepertinya bagus…lagipula, temanku yang satu ini sangat interested pada bidang yang terkait tentang keputrian, kewanitaan, dan anak-anak gitu. jadi InsyaAllah buku ini dapat menambah wawasanya.

Kamis, 15 November 2012

Semoga Dikuatkan


Rasulullah bersabda:
“kejarlah akhiratmu seakan-akan kau akan mati besok, dan kejarlah duniamu seakan-akan kau akan hidup selamanya”

            Ingat mati, itulah yang kadang terlupakan dalam keseharianku. Selalu merasa bahwa aku akan bisa membuka kedua mataku di esok hari. Sehingga apa yang aku prioritaskan seolah-olah hanya dunia semata. Padahal, bukankah setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian? Dan yang tau kapan kita akan mati hanyalah yang Maha tahu, yaitu Allah SWT.
            Allah mengingatkanku tentang mati melalui kejadian yang aku alami hari ini. Pagi ini aku memilki agenda jalan-jalan bersama anak-anak GASISMA (Keluarga Mahasiswa Madura) ke Kebun Raya Bogor (KRB). agenda ini kami lakukan untuk mengajak adek-adek mahasiswa baru untuk refreshing setelah ujian. Aku dan beberapa temanku berencana berangkat agak telat ke KRB karena kami masih ingin sarapan dulu.
            Ketika kami tiba di sana, salah satu temanaku mengatakan bahwa salah satu adek omda kami (namanya Ismi) mendapat musibah. Kami pun langsung kaget, musibah apa??? Temanku langsung bercerita bahwa adek laki-laki Ismi meninggal dunia karena kecelakaan (innalillahi wa inna ilaihi rojiuun). Aku dan teman-temanku langsung pergi menghampiri Ismi. Di sana, aku melihat Ismi menangis sedih dikerumuni teman-teman lain yang berusaha menguatkannya.